Beberapa orang Perwakilan Paluma dan Staf Bupati sedang berfoto bersama Bupati Lampung SelatanPerwakilan Paluma Nusantara Beraudiensi dengan Bupati Lampung

Lampung Selatan, 26 November 2025, Bupati Lampung Selatan secara resmi melepas keberangkatan perwakilan Paluma Nusantara dan Mitra Bentala yang akan mengikuti kegiatan Learning Visit dan South–South Knowledge Exchange dalam Program SPRINT II (Strengthening Partnership for Community Resilience in Indonesia and Timor-Leste). Kegiatan ini akan berlangsung pada 30 November–5 Desember 2025.

Program yang digagas oleh Asian Disaster Preparedness Center (ADPC) dan didukung oleh Margaret A. Cargill Philanthropies (MACP) ini bertujuan memperkuat ketahanan masyarakat melalui pendekatan inklusif, terpadu, dan multidisiplin dalam upaya pengurangan risiko bencana.

Dalam sambutannya, Nanang Priyana (Paluma Nusantara) menyampaikan bahwa terdapat tujuh peserta dari Lampung Selatan yang berpartisipasi dalam kegiatan internasional ini. Mereka terdiri dari empat perwakilan desa (Klawi, Maja, Canti, dan Rajabasa), satu perwakilan Paluma Nusantara, satu perwakilan Mitra Bentala, serta satu perwakilan ADPC Indonesia.

Nanang menjelaskan bahwa kunjungan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempelajari secara langsung berbagai praktik adaptasi berbasis komunitas di Timor-Leste. Agenda kegiatan meliputi observasi lapangan, pemahaman pendekatan implementasi dan monitoring program ketangguhan, diskusi dengan pemerintah daerah, serta pertukaran pengetahuan Selatan–Selatan yang relevan untuk diadaptasi di Indonesia, khususnya di Lampung Selatan.

Beberapa orang sedang duduk menghadap perwakilan Paluma Nusantara dan Bupati Lampung Selatan
Perwakilan Paluma Nusantara Berbincang dengan Bupati Lampung Selatan

Bupati Lampung Selatan menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada seluruh delegasi yang akan membawa nama baik daerah dalam forum internasional. Ia menegaskan bahwa peserta tidak hanya berangkat sebagai undangan, tetapi juga sebagai duta daerah yang memiliki peran penting dalam memperkenalkan identitas Lampung Selatan di tingkat global.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan “Kalau nanti kawan-kawan di Timor-Leste menemukan hal-hal baik, unsur karakter lokal, atau sesuatu yang bisa jadi referensi untuk Lampung Selatan, bawalah sebagai oleh-oleh untuk daerah kita. Sampaikan kepada kami, dan insyaallah akan kami tindak lanjuti. Setelah pulang nanti, saya harap bisa dipresentasikan poin-poin penting yang bisa kita kembangkan bersama demi kemajuan Lampung Selatan.”

Selain itu, Bupati juga mendorong delegasi untuk turut memperkenalkan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata yang saat ini menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap kunjungan ini dapat memperkuat kapasitas lokal, serta mendorong diterapkannya praktik pembangunan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *