Ramadan tahun ini menjadi momentum istimewa bagi Kelompok Frozen Food Cane, kelompok perempuan dampingan Paluma Nusantara di Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Melalui kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Canggung sebagai pelaksana Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia, kelompok ini berhasil memproduksi ribuan produk frozen food.
Pesanan pertama tercatat sebanyak 4.394 bakso tahu. Kepercayaan tersebut kemudian berlanjut pada pesanan kedua sebanyak 1.361 sempol ayam. Dengan demikian, total lebih dari 5.700 produk telah diproduksi dan dikirimkan dalam waktu relatif singkat—ini merupakan capaian yang penting bagi kelompok yang telah konsisten menjalankan usaha selama lebih dari satu tahun.
Ketua Kelompok Frozen Food Cane, Ibu Yuni, menjelaskan bahwa kerja sama ini berawal dari inisiatif kelompok untuk menawarkan langsung produk mereka kepada pihak SPPG Desa Canggung. Sebagai kelompok yang telah memiliki pengalaman produksi dan berbagai varian olahan, mereka datang dengan kesiapan serta keyakinan terhadap kualitas produk yang dimiliki.
“Awalnya kami datang menawarkan produk. Memang ada kendala pada kelengkapan sertifikat halal untuk beberapa varian, sehingga belum semuanya bisa langsung diterima. Namun alhamdulillah, akhirnya diberi kesempatan untuk pesanan bakso tahu. Dari situ kepercayaan mulai tumbuh,” ujar Ibu Yuni.
Pesanan pertama tersebut menjadi pintu masuk yang sangat berarti. Komunikasi yang terjalin baik membuka peluang lanjutan hingga hadirnya pesanan kedua. Bagi kelompok, keberlanjutan ini menjadi bukti bahwa kualitas, komitmen, dan kedisiplinan dalam produksi mendapat pengakuan.
Sejak awal berdiri, Kelompok Frozen Food Cane memang telah mengembangkan berbagai varian frozen food sebagai bagian dari strategi memperluas pasar. Produk disiapkan dengan standar kebersihan dan cita rasa yang konsisten. Ketika peluang datang, mereka telah berada dalam kondisi siap untuk memenuhi kebutuhan dalam skala lebih besar.
Kelompok Frozen Food Cane juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada SPPG Desa Canggung yang membuka ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM lokal. Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Ketika pelaksanaan program MBG melibatkan pelaku usaha setempat, maka dampaknya tidak hanya pada pemenuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga pada penguatan ekonomi keluarga-keluarga di Desa Canti.
Selanjutnya komunikasi untuk mendorong kesepakatan resmi terus dilakukan agar kemitraan dapat berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Harapannya, ke depan tidak hanya volume pesanan yang meningkat, tetapi juga ragam produk yang dapat disuplai.
Bagi kelompok perempuan Desa Canti, ribuan produk yang telah diproduksi bukan sekadar angka. Itu adalah simbol konsistensi, keberanian membuka peluang, dan bukti bahwa usaha yang dikelola dengan serius serta kebersamaan mampu berkembang. Ramadan kali ini menjadi saksi bahwa ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan, lahirlah langkah nyata menuju kemandirian ekonomi perempuan.
Kemitraan kelompok frozen food Desa Canti dengan SPPG Desa Canggung tidak hanya menguatkan dukungan terhadap UMKM tetapi juga turut mendukung Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia dengan makanan homemade yang berkualitas dan sehat.
