Lampung Selatan – Paluma Nusantara bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat untuk Penanganan Kawasan Kumuh yang berlangsung selama tiga hari, pada 16 sampai dengan 18 Desember, bertempat di Desa Bali Agung, Kecamatan Palas.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan peran aktif masyarakat dalam upaya penanganan kawasan kumuh, khususnya melalui penguatan pengelolaan lingkungan permukiman dan peningkatan kesiapsiagaan terhadap risiko kebakaran di tingkat rumah tangga. Peserta pelatihan merupakan perwakilan masyarakat Desa Bali Agung yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan keterlibatan aktif.

Pelatihan yang dilaksanakan meliputi Pelatihan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas serta Pelatihan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran, yang disusun secara aplikatif dan menitikberatkan pada praktik lapangan. Pada pelatihan pengelolaan sampah, peserta secara langsung mempraktikkan pembuatan ecoenzym sebagai salah satu metode pengolahan sampah organik, pembuatan ecobrick untuk pemanfaatan sampah plastik, serta penerapan metode ember tumpuk sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga yang sederhana dan mudah diterapkan.
Sementara itu, pada pelatihan pencegahan dan penanganan kebakaran, peserta dibekali keterampilan dasar menghadapi kejadian kebakaran di lingkungan rumah tangga. Praktik yang dilakukan antara lain pemadaman api akibat kebakaran kompor menggunakan karung, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta pengenalan langkah-langkah awal penanganan kebakaran guna meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan. Praktik ini mendapat respons positif dari peserta karena dinilai relevan dengan kondisi dan potensi risiko yang dihadapi sehari-hari. Di akhir kegiatan dilakukan penyerahan dua unit APAR kepada perwakilan RT 1 dan RT 2 di Desa Bali Agung.

Melalui kegiatan pelatihan ini, Disperkim Kabupaten Lampung Selatan bersama Paluma Nusantara berharap masyarakat memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan aspek keselamatan permukiman. Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan penerapan hasil pelatihan secara berkelanjutan, diharapkan kualitas lingkungan permukiman di Desa Bali Agung dapat terus meningkat dan mendukung upaya pengurangan kawasan kumuh secara bertahap dan berkelanjutan.
