Menjadi perempuan kepala keluarga, bukanlah hal yang mudah. Ada banyak tantangan yang dihadapi perempuan ketika harus mengambil peran sebagai tulang punggung keluarga. PALUMA Nusantara telah melaksanakan Lokakarya Pemaparan Hasil Pendataan Kepala Keluarga Perempuan (PEKKA) pada 14–15 Januari 2026 di aula Balai Desa Canti dan aula Balai Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, di Aula Balai Desa Canti dan Aula Balai Desa Rajabasa dengan dihadiri oleh anggota PEKKA, anggota Destana, Pemerintah Desa, serta DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Kabupaten Lampung Selatan. Di lokakarya ini tim Paluma memaparkan hasil pendataan PEKKA di masing-masing desa, sekaligus meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan mengenai kondisi, peran, dan tantangan perempuan kepala keluarga di tingkat desa. Data yang dipaparkan mencakup aspek sosial, ekonomi, serta tingkat kerentanan perempuan kepala keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, hasil pendataan PEKKA dari Desa Canti dan Desa Rajabasa dipresentasikan sebagai gambaran kondisi riil perempuan kepala keluarga di masing-masing desa. Data ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai rujukan dalam perencanaan program desa, khususnya dalam bidang pemberdayaan perempuan, perlindungan sosial, dan penguatan ketangguhan keluarga.
Pada kesempatan yang sama, DP3A Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan pentingnya perlindungan dan pemberdayaan perempuan kepala keluarga melalui pengorganisasian di tingkat desa. Keterlibatan Destana diharapkan mampu mengintegrasikan data PEKKA dalam rencana pengurangan risiko bencana.
Kegiatan lokakarya diakhiri dengan pembentukan kelompok PEKKA di masing-masing desa sebagai wadah pengorganisasian dan penguatan perempuan kepala keluarga. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun solidaritas, peningkatan kapasitas, serta akses yang lebih baik terhadap program desa dan layanan pemerintah.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan martabat dan peran perempuan kepala keluarga sebagai bagian penting dari pembangunan desa yang inklusif dan berkeadilan.
