Peserta duduk melingkar menghadap satu pembicaraSalah satu sesi belajar bersama pengelolaan bank sampah

Di penghujung tahun 2025, PALUMA Nusantara bersama Bank Sampah Rajabasa Mandiri dan Bank Sampah Lapah Khagom Jejama Desa Canti melaksanakan kegiatan belajar bersama pengelolaan bank sampah di Bank Sampah Amanah Mandiri. Kegiatan ini berlangsung pada 27 Desember 2025 di Desa Blambangan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, dan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari pengelola Bank Sampah Desa Canti dan Rajabasa.

Kegiatan belajar bersama ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola bank sampah agar mampu mengelola sampah secara efektif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi. Para peserta memperoleh pembelajaran langsung terkait sistem pemilahan sampah, manajemen operasional, serta tata kelola administrasi bank sampah yang telah diterapkan oleh Bank Sampah Amanah Mandiri.

Direktur Bank Sampah Amanah Mandiri sekaligus ketua Wawai Waste Foundation, Deni Andika Pratama, menyampaikan bahwa pengembangan bank sampah tidak bisa dilepaskan dari komitmen pengelola dan dukungan wilayah. Menurutnya, keberhasilan Bank Sampah Amanah Mandiri dibangun dari kesolidan tim, sistem kerja yang konsisten, serta pembagian hasil yang jelas dan adil.

“Bank sampah bisa berkembang ketika pengurusnya solid dan pengelolaannya transparan. Konsistensi menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan PALUMA Nusantara, Nanang Priyana, menekankan pentingnya proses belajar langsung antar pengelola bank sampah. Ia menilai bahwa ruang berbagi pengalaman seperti ini mampu membuka wawasan sekaligus mempercepat peningkatan kapasitas pengelola di tingkat desa.

“Jika ingin menjadi pengelola bank sampah yang baik, maka harus sering berinteraksi dan belajar dari bank sampah lain. Banyak praktik baik yang bisa diadopsi sesuai dengan kondisi desa masing-masing,” ungkap Nanang.

Dalam kesempatan tersebut, pengelola Bank Sampah Amanah Mandiri juga menyampaikan sejumlah masukan penting, di antaranya perlunya konsistensi pelaksanaan penimbangan sampah sesuai jadwal serta sosialisasi yang dilakukan secara terus menerus kepada masyarakat. Upaya ini dinilai efektif untuk meningkatkan partisipasi warga dan membangun kesadaran bahwa sampah memiliki nilai ekonomi.

Bank Sampah Amanah Mandiri dinilai telah menerapkan pengelolaan dan penanganan sampah dengan cukup baik sehingga dapat menjadi contoh praktik baik bagi bank sampah lainnya. Melalui kegiatan belajar bersama ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antar bank sampah serta menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Lampung Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *