Lampung Selatan, 16 Oktober 2026 — Semangat untuk terus belajar dan berkarya ditunjukkan oleh kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) dari Desa Canti dan Desa Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. Setelah rutin berlatih membuat tukus, anggota kelompok kembali mengembangkan keterampilan melalui pelatihan pembuatan hanuang bani yang difasilitasi oleh Paluma Nusantara.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Sanggar PEKKA Desa Canti pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan perempuan kepala keluarga sekaligus mendorong pengembangan potensi kelompok. Sebanyak lima orang perwakilan PEKKA mengikuti pelatihan, yang terdiri atas tiga peserta dari Desa Canti dan dua peserta dari Desa Rajabasa.

Pelatihan lanjutan ini dilaksanakan karena anggota kelompok sebelumnya masih mengalami kesulitan dalam membuat hanuang bani. Kegiatan dipandu oleh Khadin Panglima, yang akrab disapa Julian, dari Kota Dalam. Melalui pendampingan dan praktik langsung, peserta mempelajari tahapan dasar pembuatan hanuang bani sekaligus berlatih memperbaiki teknik pembuatannya.

Meskipun belum sepenuhnya mahir, peserta mulai menguasai dasar-dasar pembuatan hanuang bani. Capaian ini menjadi langkah awal untuk terus meningkatkan keterampilan melalui latihan mandiri setelah pelatihan berakhir.

Ketua kelompok PEKKA, Nurlaila, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan belajar yang diberikan kepada kelompoknya. Menurutnya, pelatihan ini menambah pengalaman sekaligus meningkatkan keterampilan anggota kelompok.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dengan adanya pelatihan ini karena kemampuan kelompok semakin meningkat. Sebelumnya, kami juga rutin berlatih membuat tukus. Sekarang, kami mulai belajar membuat hanuang bani. Memang kami belum mahir, tetapi setidaknya dasar-dasarnya sudah bisa kami kuasai. Setelah ini, kami akan terus berlatih sendiri agar semakin terampil dan hasilnya semakin baik,” ungkap Nurlaila.

Bagi kelompok PEKKA, proses belajar tidak berhenti pada satu jenis keterampilan. Pengalaman berlatih membuat tukus dan kesempatan mempelajari hanuang bani menjadi bekal bagi anggota kelompok untuk terus mencoba, memperbaiki hasil, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Melalui kegiatan ini, Paluma Nusantara berharap keterampilan anggota kelompok PEKKA di Desa Canti dan Desa Rajabasa dapat terus berkembang. Dengan latihan yang konsisten, keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi potensi produktif yang memberikan manfaat bagi perempuan kepala keluarga dan keluarganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *