Bakauheni, Lampung Selatan — Desa Toto Harjo, Kecamatan Bakauheni, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-94 sekaligus menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah dengan menggelar kegiatan bersih desa yang sarat nilai budaya, spiritual, dan kepedulian lingkungan. Acara yang berlangsung pada Selasa (16/06/2026), di Balai Desa Totoharjo ini mengusung tema “Bersama Membangun Generasi Berkarakter Melalui Humanis Budaya, Spiritual, dan Kearifan Lokal“.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Camat Bakauheni, Kepala Desa Toto Harjo, jajaran perangkat desa, Babinkamtibmas, perwakilan Paluma Nusantara, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat setempat.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Lampung Selatan, dilanjutkan dengan sholawat bersama sebagai penanda semangat kebangsaan yang berpadu dengan nilai spiritual masyarakat desa. Suasana semakin khidmat dengan pembacaan tilawatil Qur’an yang mengawali rangkaian acara inti.

Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah penyampaian napak tilas sejarah Desa Toto Harjo yang disampaikan oleh tokoh masyarakat, mengingatkan kembali perjalanan panjang desa ini sejak berdiri hingga genap berusia 94 tahun. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Toto Harjo dan Camat Bakauheni, yang sama-sama menekankan pentingnya kebersamaan warga dalam membangun desa yang berkarakter dan berbudaya. Sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu, sebelum ditutup dengan pembacaan doa dan yasin bersama-sama oleh seluruh tamu undangan dan warga yang hadir.

Pada malam harinya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, juga turut hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan dan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selain rangkaian acara seremonial, Desa Toto Harjo juga menghadirkan pertunjukan kesenian tradisional sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal. Pada siang hari, warga dan tamu undangan disuguhi pertunjukan kesenian kuda lumping, sementara pada malam hari digelar pentas seni dari anak-anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) setempat, dilanjutkan dengan pertunjukan wayang kulit yang menjadi penutup rangkaian peringatan HUT desa. Kehadiran pentas seni anak-anak SMP ini menjadi salah satu bentuk pelibatan generasi muda dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal, sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk menampilkan kreativitas di hadapan masyarakat desa.

Kelola Sampah dari Kegiatan Besar, Generasi Muda Ambil Peran

Foto bersama kaum muda

Mengundang banyak tamu dan warga, kegiatan besar ini tidak lepas dari persoalan sampah yang dihasilkan selama acara berlangsung. Untuk mengantisipasi hal tersebut, panitia menyediakan sejumlah tempat sampah yang telah dikelompokkan berdasarkan jenisnya, yakni sampah organik sisa makanan, botol atau gelas plastik, kantong plastik, dan sampah kertas.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah kaum muda dari program Green Pro Desa Toto Harjo turut ambil bagian dengan mengedukasi para tamu undangan agar memilah sampah sebelum membuangnya ke tempat yang telah disediakan sesuai jenisnya. Edukasi langsung di lapangan ini menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi generasi muda dalam mendukung pengelolaan lingkungan desa.

Tidak hanya edukasi pemilahan, program Green Pro juga turut mendemonstrasikan penggunaan ember tumpuk berisi sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk organik dan juga penggunaan alat pencacah sampah organik. Demonstrasi ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan kepada masyarakat bagaimana sampah organik rumah tangga maupun sisa kegiatan dapat dimanfaatkan kembali secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan bersih desa serta berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang dilakukan ini sejalan dengan program Kabupaten Lampung Selatan, yaitu Lomba Desa Helau. Desa Helau sendiri merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang berfokus pada pembangunan desa berbasis data, partisipasi masyarakat, serta tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel. Melalui lomba ini, setiap desa didorong untuk berlomba menciptakan kreasi terbaik di bidang pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan desa secara menyeluruh.

Melalui sinergi antara pelestarian budaya, nilai spiritual, kepedulian sosial, dan kesadaran lingkungan, Desa Toto Harjo menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang menjadi desa yang bersih, asri, dan berkarakter, sekaligus turut berpartisipasi aktif dalam program unggulan kabupaten tersebut.

Dengan rangkaian peringatan HUT ke-94 yang dipadukan bersama momentum 1 Muharram 1448 Hijriah ini, Desa Toto Harjo berharap dapat terus menumbuhkan generasi muda yang berkarakter, peduli budaya, spiritual, dan lingkungan, sejalan dengan tema besar yang diusung pada tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *