Sebanyak 17 pemuda dari Desa Totoharjo dan Kunjir mengikuti kegiatan Kunjungan ke Greenhouse Melon yang diselenggarakan pada Selasa, 27 Januari 2026 di Agro Siger Mandiri, Desa Kesugihan, Lampung Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Paluma Nusantara untuk memperkuat kapasitas generasi muda desa dalam bidang pertanian dan kewirausahaan.
Kunjungan ini diikuti oleh tim pemuda dari bidang pemasaran online dan offline serta tim pertanian organik kedua desa. Suasana kegiatan berlangsung santai namun tetap fokus. Para peserta diajak langsung turun ke lapangan untuk melihat proses budidaya melon dari awal—mulai dari persiapan lahan, perawatan tanaman, hingga manajemen panen.
Tak hanya belajar tentang aspek teknis pertanian, para peserta juga mendapatkan wawasan penting seputar pengelolaan usaha pertanian dan strategi pemasaran, baik secara konvensional maupun digital melalui media sosial. Harapannya, para pemuda tidak hanya mahir menanam, tetapi juga mampu mengembangkan usaha pertaniannya secara mandiri dan berkelanjutan.

Yang membuat kegiatan ini semakin berkesan adalah sesi berbagi pengalaman dari pengelola kebun. Mereka menceritakan perjalanan usaha yang penuh proses—mulai dari masa-masa sulit, kegagalan panen, hingga akhirnya mampu bangkit dan berkembang seperti sekarang.
Pesan yang disampaikan sederhana namun bermakna:
“Usaha pertanian itu butuh proses, kesabaran, dan kemauan untuk terus belajar.”
Para pengelola juga mendorong peserta untuk berani memulai dari langkah kecil, tidak takut gagal, dan konsisten berproses, karena hasil besar lahir dari ketekunan dan keberanian mencoba.
Sesi diskusi dua arah membuat suasana semakin hidup. Peserta bebas bertanya, berbagi pengalaman, dan bertukar ide, sehingga pembelajaran terasa lebih nyata dan mudah diterapkan di desa masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Paluma Nusantara berharap para pemuda mendapatkan bekal pengetahuan praktis dan semangat baru untuk mengembangkan usaha pertanian melon di wilayahnya. Belajar langsung dari praktisi di lapangan menjadi langkah konkret untuk menumbuhkan generasi muda desa yang tangguh, inovatif, dan siap membangun pertanian berkelanjutan di masa depan.
