LAMPUNG SELATAN ( siarlamsel.com ) – Masih dalam kerangka pengesahan dokumen Rencana Penanggulangan Bencana ( RPB) tahun 2026, Paluma Nusantara Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, menggelar kegiatan pengesahan Dokumen rencana Kontijensi di Desa Rajabasa, Jum’at, (24/10/2025).
Manager Project Paluma Nusantara Lampung Selatan Nanang Priyana mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi dokumen RPB, ada beberapa hal yang perlu dilakukan review. Ia menyebut, pertama berkenaan dengan perubahan iklim.
” Lebih dari 99 persen, bencana itu terjadi terkait dengan perubahan iklim, hanya nol koma sekian persen akibat fenomena alam. Analisa kontijensi ini diharapkan ada sedikit perubahan,” katanya.

Nanang Priyana menambahkan, dan kedua soal produktifitas review.
” Menekankan, bagaimana kita menjalin kelompok kelompok rentan seperti anak anak, perempuan dan penyandang disabilitas itu, menjadi prioritas pelaksanaan evakuasi,” terangnya.
Nanang Priyana juga menyampaikan, usai hasil rekomendasi review di sahkan menjadi dokumen rencana kontijensi rencana penanggulangan bencana, dalam waktu dekat Paluma Nusantara bakal menggelar simulasi terpadu. Melibatkan diantaranya, lintas sektor dan masyarakat dengan beberapa penyesuaian.

Nanang Priyana mencoba mengulas, sebelumnya Paluma Nusantara pernah menggelar simulasi secara terpisah. Pertama, simulasi evakuasi masyarakat bencana tsunami. Simulasi program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Simulasi pelatihan SAR laut. Serta, simulasi pelatihan pertolongan terhadap korban tenggelam bersama BPBD.
” Simulasi yang akan kita lakukan nanti sifatnya terpadu, pada waktu yang bersamaan,” ungkapnya.

Lebih jauh Nanang Priyana berharap, keberadaan Desa Tangguh Bencana (Destana) sebagai sebuah lembaga atau organisasi kedepan, mampu berjalan kokoh. Jauh dari kesan sekedar slogan dan seremonial.
Melainkan, mampu mengimplentasikan pengatahuan yang diperoleh, serta bertransformasi sebagai sumbu penggerak, di tengah masyarakat yang mendiami wilayah rawan bencana. Dalam rangka mendukung program pembangunan daerah.
” Hasil pertemuan dan diskusi bersama para tokoh dan kawan kawan Destana, kita ingin Destana itu menjadi sebuah organisasi yang kuat dan produktif, melalui program penguatan kelembagaan,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan pengesahan dokumen rencana kontijensi rencana penanggulangan bencana tersebut, Kabid PK BPBD Lamsel Erwan, Sekdes Rajabasa Saiful Ismail, forum penanggulangan bencana dan relawan Destana Desa Rajabasa, serta tim manager project Paluma Nusantara. (Sfy)
