Lampung Selatan, Oktober 2025 — Paluma Nusantara bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lampung Selatan menyelenggarakan Pelatihan Pembekalan Calon Transmigran. Kegiatan ini diikuti oleh 6 Kepala Keluarga (KK) atau 12 orang calon transmigran yang akan diberangkatkan ke Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan para calon transmigran, tidak hanya dalam aspek mental dan sosial, tetapi juga dalam kemampuan mengelola ekonomi keluarga dan keterampilan wirausaha.
Beberapa materi utama yang diberikan meliputi Keluarga Tangguh Bencana, Manajemen Ekonomi Rumah Tangga, serta praktik keterampilan pengembangan usaha, seperti pembuatan kue kering, kue basah, produk frozen food, dan budidaya madu trigona.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Selatan, Badruzzaman, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa keberhasilan program transmigrasi sangat bergantung pada semangat dan ketekunan peserta.
“Transmigran harus kerja keras agar berhasil. Pelatihan ini diharapkan dapat menambah bekal bagi calon transmigran untuk sukses di lokasi transmigrasi,” ujarnya.
Materi tentang Keluarga Tangguh Bencana diberikan karena lokasi tujuan transmigrasi memiliki tingkat risiko bencana kategori sedang. Dengan pemahaman yang memadai, para calon transmigran diharapkan mampu beradaptasi dan menjaga ketahanan keluarga ketika menghadapi potensi bencana di daerah baru.

Sementara itu, materi manajemen ekonomi rumah tangga bertujuan membekali peserta dalam mengatur keuangan keluarga agar lebih mandiri dan berdaya saing secara ekonomi.
Dalam sesi praktik, peserta juga dilatih membuat berbagai produk seperti kue kering, kue basah, frozen food, serta budidaya madu trigona. Kegiatan ini menjadi inspirasi bagi para calon transmigran untuk mengembangkan sumber mata pencaharian alternatif di wilayah transmigrasi nantinya.
Kepala Bidang Transmigrasi Disnakertrans Kabupaten Lampung Selatan menambahkan bahwa kolaborasi dengan Paluma Nusantara menjadi langkah penting untuk memperkaya wawasan peserta.
“Melalui kerja sama ini, Paluma Nusantara dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk membekali calon transmigran dalam beradaptasi dan membangun kehidupan baru di lokasi transmigrasi,” ungkapnya.
