TIGAPENA.COM, RAJABASA – Paluma Nusantara menggelar kegiatan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) di Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, pada Selasa (30/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemitraan dan meningkatkan ketangguhan masyarakat desa dalam menghadapi potensi bencana.

Acara yang berlangsung di Kantor Desa Rajabasa ini diawali dengan briefing bersama Mitra Destana Desa Rajabasa. Turut hadir Pj. Kepala Desa Rajabasa, Agus Sahroni, dan Ketua Destana Rajabasa, Dahlan Rahman.

Hafis Faisol membuka kegiatan dengan memberikan security and safety briefing. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat

“Kami memberikan pemaparan mengenai prosedur penanggulangan bencana alam, baik sebelum maupun sesudah terjadi, agar masyarakat Desa Rajabasa lebih siap menghadapi situasi darurat,” jelasnya.

Project Manager Sprint Paluma Nusantara, Nanang Priyana, menyoroti pentingnya dokumen RPB dalam penanggulangan bencana.

“Dokumen ini akan kami kaji dan analisis untuk pemutakhiran RPB tahun 2025. Kami berharap warga Desa Rajabasa dapat memberikan masukan terhadap draf dokumen ini,” ujarnya.

Nanang menambahkan bahwa revisi kerja Paluma Nusantara tahun 2025–2027 diharapkan dapat lebih mematangkan persiapan menghadapi bencana, baik yang disebabkan oleh alam maupun ulah manusia, sehingga sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Pj. Kepala Desa Rajabasa, Agus Sahroni, menyampaikan apresiasi kepada Paluma Nusantara atas bimbingan yang diberikan kepada warga dalam penanggulangan bencana.

“Desa kami memang tergolong rawan bencana, sehingga pendampingan ini sangat penting untuk kesiapsiagaan warga,” kata Agus.

Koordinator Pendamping Lapangan Paluma Nusantara, Trio Winarno, memaparkan rencana penanggulangan bencana.

“Kami menjelaskan mulai dari dampak, faktor, hingga penyebab bencana yang berpotensi terjadi, yang bisa mengakibatkan kerugian dan dampak lainnya saat dan setelah terjadi bencana di wilayah Desa Rajabasa,” jelas Trio.
Ketua Destana Desa Rajabasa, M. Dahlan Rahman, mengajak warga untuk memberikan sumbangsih pemikiran dalam revisi dokumen RPB.

“Kami membuka ruang dialog bagi warga untuk memberikan masukan. Dalam pembahasan dokumen ini, fokus utama meliputi potensi bencana dan potensi ekonomi Desa Rajabasa,” ungkap Dahlan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara Paluma Nusantara, Destana, dan warga Rajabasa dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Sumber: https://www.tigapena.com/daerah/76916004181/paluma-nusantara-perkuat-kemitraan-dan-kesiapsiagaan-penanggulangan-bencana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *