Lampung Selatan – Melalui proyek Strengthening Partnerships for Community Resilience in Indonesia and Timor-Leste (SPRINT), Paluma Nusantara mengadakan “Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat,” yang dihadiri Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Canti, Palang Merahh Indonesia (PMI), serta Organisasi Penyandang Disabilitas (OPDIS) Desa Canti, bertempat di Balai Desa Canti, Rabu (15/05).

Andri Fajarudin selaku Kepala Bidang Relawan dan Diklat PMI Lampung Selatan menyampaikan harapannya agar kegiatan yang meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana terus diadakan di desa lain bukan hanya di Desa Canti.

“Harapan kami, tentu kegiatan ini bisa terus dilanjutkan, sehingga peserta baik yang di desa ini maupun di desa lain bisa ikut serta merasakan dampak peningkatan kapasitas masyarakat, sehingga ketika terjadi bencana masyarakat siap, tangguh bencana,” ujarnya.

Nanang Priyana selaku project manager program Mitra Tangguh mengatakan, pelatihan ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang prosedur yang tepat dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban.

“Bagaimana cara penanganan pertolongan pertama gawat darurat jangan sampai di kejadian bencana ada orang yang luka patah tulang salah menolong,” katanya.

Selain itu, kegiatan Pelatihan PPGD bersama PMI Lampung Selatan juga dilaksanakan di Desa Rajabasa pada hari Kamis, 16 Mei 2024.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *